Aristanti Oktavia Dewi’s IAYP Profile
Aristanti Oktavia Dewi's IAYP Profile #UP45Jogja
Support dengan cara:
1. Klik https://youtu.be/NWZFR_a8PlM
2. Klik SUBSCRIBE (Tulisan Jadi Abu-abu)
Aristanti Oktavia Dewi's IAYP Profile #UP45Jogja
Support dengan cara:
1. Klik https://youtu.be/NWZFR_a8PlM
2. Klik SUBSCRIBE (Tulisan Jadi Abu-abu)
Setelah sukses melaksanakan Smart Competition of Petroleum Engineer (SCOPE) pada tahun lalu, Ikatan Ahli Teknik Minyak Indonesia (IATMI) Universitas Proklamasi 45 kembali menggelar SCOPE. SCOPE dilaksanakan di ruang seminar Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta pada tanggal 10 Juni 2017. Tema SCOPE kali ini adalah Be a Golden Generation with Good Knowledge.
Kegiatan SCOPE ini dimulai dengan kata sambutan dari ketua panitia dilanjutkan dengan kata sambutan dari Kepala Prodi Teknik Perminyakan Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta, Aisyah Indah Irmaya, ST., MT. Dalam sambutannya Aisyah mengatakan “bahwa dalam kompetisi ini bukan masalah menang atau kalah tetapi yang harus dijunjung tinggi adalah sportivitas”.
Abdullah sebagai ketua panitia mengatakan bahwa SCOPE ini merupakan salah satu dari program kerja Divisi Research and Development. SCOPE merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan sekali setiap tahun. SCOPE bertujuan untuk mengetahui potensi mahasiswa Tenik Perminyakan agar dapat bersaing di internal dan eksternal Uniersitas Proklamasi 45 Yogyakarta.
“Sejauh ini pimpinan, dosen dan segenap civitas akademika Universitas Proklamasi 45 sangat mendukung kami baik secara moril maupun materil. Saya berharap untuk tahun depan adik-adik Teknik Perminyakan bekerja lebih maksimal persiapannya untuk tahun depan”, kata Abdullah. (FAG)
EMGI UP45 kembali mengadakan acara Bedah Buku dan Diskusi yang bertempat di ruang seminar Gedung Soekarno Universitas Proklamasi 45, pada Jumat (02/06/2017). Buku karya Beni Lubiantara yang berjudul “Ekonomi Migas: Tinjauan Aspek Komersial Kontrak Migas” dibedah oleh Eni Rohyati, S.Psi., M.Psi. dan Dewi Setiawati, S.Pd., M.Sc. Acara Bedah buku dimoderatori oleh Dadang Heksaputra, S.Kom., M.Kom.
Buku yang terdiri dari 12 bab ini memberikan penjelasan mengenai sistem-sistem kontrak yang berlaku di industri hulu migas, tata kelola industri migas, elemen komersial dalam struktur kontrak migas, stabilitas dan dinamika kontrak migas, EOR, dinamika harga minyak serta analisis kasus seputar migas yang terjadi di dalam negeri.
Eni menjelaskan bahwa ada tiga jenis sistem kontrak yang digunakan dalam bisnis hulu migas, yaitu sistem konsesi, production sharing contract (PSC), dan service contract. Sistem konsesi adalah sistem paling tua yang digunakan hingga saat ini. Pada sistem ini, perusahaan migas mendapatkan hak untuk melakukan eksplorasi dan eksploitasi dan seluruh hasil produksi dalam wilayah konsesinya menjadi milik perusahaan migas. Sedangkan, negara pemilik SDA mendapatkan penerimaan yang berasal dari Royalti dan pajak. Sebaliknya, pada sistem sistem PSC seluruh hasil produksi migas merupakan milik negara. Perusahaan migas hanya berperan sebagai kontraktor yang melaksanakan kegiatan eksplorasi dan eksploitasi. selajutnya, kontraktor akan mendapatkan profit share dari bagian hasil produksi dalam persentase tertentu. Penerimaan negara melalui sistem ini dapat diperoleh dari hasil produksi, bonus, maupun pajak. Pada sistem service contract, perusahaan migas berperan sebagai penyedia jasa terkait proses eksplorasi, pengembangan, dan produksi. Pemerintah membayar fee atas jasa yang diberikan oleh kontraktor.
Dewi menambahkan pada aplikasinya tiga jenis kontrak dapat dimodifikasi menjadi sistem kontrak lain seperti buyback contract, PSC Gross Split, PSA dll. Penulis mengungkapkan bahwa apapun jenis kontrak yang digunakan suatu negara, dalam upaya memaksimal penerimaan negara dari sektor migas, salah satu hal yang penting dilakukan yaitu meningkatkan partisipasi pemerintah (participating interest) serta penguatan peran perusahaan migas nasional dalam pengelolaan SDA migas.
“Yang menarik adalah pada buku ini dilengkapi dengan contoh penerapan sistem kontrak migas yang berlaku di berbagai negara. Sehingga dengan demikian dapat menjadi referensi pembanding penerapan sistem kontrak yang berlaku di tanah air sekaligus kita belajar dari pengelolaan Migas negara lain di dunia”, ungkap Dewi.
Diakhir buku ini, melengkapi analisisnya mengenai industri migas, penulis juga memberikan prediksi tren masa depan migas yang masih akan tetap menjadi sumber energi primer dunia selama beberapa dekade. Selain itu, dikemukakan pula adanya kecenderungan para pelaku bisnis migas untuk mulai berfokus pada upaya pengembangan migas non konvensional dan teknologi EOR. (D.S|E.R)
Mutu pendidikan tinggi (Dikti) menurut Permenristekdikti No. 62 tahun 2016 pasal 1 ayat 1 adalah tingkat kesesuaian antara penyelenggaraan pendidikan tinggi dengan standar pendidikan yang terdiri atas Standar Nasional pendidikan yang ditetapkan oleh Perguruan Tinggi. Dalam pengembangan sistem mutu yang ada di Universitas Proklamasi 45 maka Universitas Islam Indonesia melakukan pembinaan pengembangan sistem penjaminan mutu. Lokakarya Pengembangan Sistem Penjaminan Mutu ini di laksanakan pada tanggal 6-8 Juni 2017 di Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta.
Dalam sambutannya Rektor Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta, Ir. Bambang Irjanto, MBA. mengucapkan terimakasih atas lokakarya yang diberikan Universitas Islam Indonesia. Rektor berharap dengan adanya lokakarya ini dapat meningkatkan mutu dan akreditasi prodi yang ada di Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta.
Wakil Rektor bidang III Universitas Islam Indonesia, Ir. Agus Taufiq, M.Sc. dalam sambutannya mengatakan bahwa untuk mengembangkan system penjaminan mutu yang paling utama adalah komitmen kalau tidak ada komitmen maka jangan harap mutu pendidikan meningkat.
“Tujuan diadakannya lokakarya ini mendorong proses peningkatan mutu perguruan tinggi untuk mencapai tingkat akreditasi terbaik. Memoderasi terjadinya budaya mutu melalui propagasi dari perguruan tinggi yang telah mempunyai budaya mutu tinggi ke PT yang masih membutuhkan pengasuhan. Mendorong terlembaganya dan berfungsinya sistem penjaminan mutu secara berkelanjutan di perguruan tinggi yang masih membutuhkan pengasuhan, kata Dr. Jaka Nugraha, S.Si., M.Si. (Wakil Ketua Pengelola Hibah UII). (FAG)
Taekwondo merupakan seni bela diri asal Korea yang disebut juga olahraga nasional Korea. Taekwondo mulai berkembang di Indonesia pada tahun 70-an. Taekwondo berkembang pesat di Indonesia dan telah memiliki lebih dari 200.000 anggota. Saat ini Taekwondo telah dipertandingkan sebagai cabang olahraga resmi di arena PON.
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta juga memiliki unit kemahasiswaan Taekwondo. Unit Kemahasiswaan taekwondo Universitas Proklamasi 45 memiliki lebih dari 20 anggota. Setelah tahun lalu unit taekwondo meraih medali perak dan perunggu dalam kejuaraan tingkat nasional melalui student championship 2016, di tahun 2017 unit taekwondo meraih medali perunggu di POR BAPPOMI 13 Mei 2017 lalu. Atas nama Awaliyah Nadia Belyni di kelas senior U49 dan Nurbaya Umaternate di kelas senior U57.
Awaliyah Nadia Belyni mengatakan pada awalnya yang turun dalam pertandingan ini sebanyak 6 orang tetapi yang berhasil meraih medali 2 orang. Ini merupakan pertandingan ke 2 Awaliyah sedangkan bagi Nurbaya ini merupakan pertandingan pertamanya. Rasa deg-degan membayangi di awal pertandingan tetapi Nurbaya berusaha fokus untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Di akhir perbincangan, Awaliyah mengajak semua teman-teman yang ada di Universitas Proklamasi 45 untuk terus berkarya “Mari teman-teman semua, kita gali prestasi mumpung masih muda”, tutupnya. (FAG)
Blok masela merupakan kawasan kilang minyak yang berada di Laut Arafuru, Maluku. Cadangan minyak dari blok masela ini dinilai dapat memperkuat industri dalam negeri. Apalagi jika dikelola sendiri oleh negara. Diharapkan blok masela ini dapat dikelola oleh anak bangsa Indonesia.
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta yang sedang bertransformasi menjadi The University of Petroleum selalu melakukan pembenahan dan perubahan serta pengembangan wawasan tentang migas dan EBT kepada para mahasiswa. Diharapkan semua mahasiswa memahami isu-isu migas dan EBT dan bisa berkontribusi bagi negara.
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta melalui Biro Pemasaran dan Kerjasama mengirimkan dua orang anggotanya untuk roadshow ke wilayah blok masela. Tim roadshow ini terdiri dari Faizal Aco, M.IP (Kepala BPK) dan Trisno Fallo, S.Si., M.Sc. (Kepala Bagian Marketing). Roadshow berlangsung dari tanggal 4-20 Februari 2017.
Roadshow ini bertujuan memperkenalkan dan mempromosikan Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta ke masyarakat luas khususnya siswa-siswi yang masih duduk di bangku sekolah. Selain itu, roadshow ini juga bertujuan merekrut mahasiswa baru.
Selama 17 hari di kawasan Blok Masela, tim roadshow mengunjungi 14 sekolah. Mereka disambut hangat oleh para kepala sekolah, guru, dan siswa-siswi. Para kepala sekolah dan guru-guru sangat senang dengan kedatangan tim roadshow. Mereka berharap siswa-siswi mereka dapat melanjutkan pendidikan di Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta.
Siswa-siswi di wilayah blok masela ini juga sangat antusias dan gembira dengan kedatangan tim roadshow Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta. Hal ini terlihat dari banyaknya siswa-siswi yang bertanya pada saat diskusi. (FAG)
Yogyakarta, 20 Mei 2017. Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta yang bertransformasi menjadi University of Petroleum akan menyelenggarakan kegiatan Akademik berupa Pelaksanaan Wisuda Semester Ganjil Tahun Akademik 2016/2017 pada Sabtu, 20 Mei 2017, bertempat di Hotel Grand Mercure Jl. Laksda Adisucipto No. 80, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281, pada pukul 08.00 WIB – selesai .
Upacara pelepasan Wisuda ini dilaksanakan dalam Sidang Terbuka Senat Universitas yang dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta Ir. Bambang Irjanto, MBA. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan selamat kepada kepada para wisudawan. Rektor mengatakan wisuda ini merupakan sebuah bentuk pertanggunganjawaban penyelenggara kepada masyarakat dan negara. Sementara bagi wisudawan, momen wisuda ini merupakan awal untuk memasuki kehidupan baru yang penuh tantangan dan romantika yang memerlukan upaya untuk terus mengembangkan diri melalui proses belajar di berbagai bidang.
Pelaksanaan wisuda ini dilakukan dalam upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan UP 45 yang lebih prima kepada para stakeholder, khususnya kepada wisudawan dan keluarganya, dengan demikian memungkinkan terciptanya suasana yang lebih khidmat, tertib, lancar dan lebih nyaman dalam mengikuti upacara wisuda pelepasan putra-putrinya.
Berkaitan dengan kegiatan tersebut di atas maka kami mohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat luas, khususnya kepada para pengguna jalan di sekitar Jl. Laksda Adisucipto No. 80 Yogyakarta , apabila dalam pelaksanaannya terjadi kemacetan lalu lintas. Untuk itu kami menghimbau agar untuk sementara waktu menghindari jalan tersebut atau mencari alternatif jalan lain selama proses acara wisuda berlangsung.
Di akhir sambutannya, Rektor Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta mengatakan bahwa Bangsa Indonesia telah menunggu karya-karya inovatif para wisudawan untuk bangkit dan menjadikan Indonesia bangsa yang besar dan disegani. Bangsa yang mengedepankan karakter untuk selalu memberikan yang terbaik dan dijiwai dengan akhlak dan budi pekerti yang mulia.
Dalam peningkatan universitas baik kualitas dan kuantitas diperlukan sinkronisasi dari segenap civitas akedemika beserta alumni. Hal tersebut disampaikan oleh Bapak Ali Syukur. Beliau adalah alumni Prodi Teknik Mesin Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta dalam acara visitasi Prodi Teknik Mesin.
Pada visitasi Prodi Teknik Mesin Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta, alumni banyak bercerita tentang alumni teknik mesin. Mereka mengatakan bahwa angkatan 80-90an yang sudah berhasil dalam tatanan ekonomi sangat banyak.
Mereka menceritakan, semangat mahasiswa pada waktu itu sangat tinggi. Sopan santun selalu diutamakan terutama pada dosen. Era 80-90 an, sebagian besar dosen berasal dari Universitas Gadjah Mada. Mereka mengatakan pada waktu itu Prodi Teknik Mesin Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta hanya satu-satunya perguruan tinggi swasta di Yogyakarta.
Banyak hal yang mereka ceritakan, salah satunya dari Bapak Martin. Dia mengatakan pada masanya pernah ada kompetisi permesinan yang diikuti 1.700 pendaftar. Pada masa itu dia berhasil meraih peringkat 5 besar.
Para alumni turut menyumbangkan ide dan gagasan untuk memajukan prodi teknik mesin Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta. Mereka berharap kurikulum diperbaiki dengan penambahan mata kuliah yang menggunakan aplikasi dalam pembelajaran. Produk nyata diharapkan menjadi bukti dari perkuliahan.
Ijazah saja tidak cukup bagi mahasiswa untuk mencari lapangan pekerjaan, sertifikasi diperlukan untuk mendukung. Selain itu menguasai bahasa asing terutama bahasa inggris merupakan nilai jual yang sangat tinggi.
Konten sangat diperlukan untuk promosi. Konten di isi dari prestasi dosen, mahasiswa, karyawan dan alumni Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta. Dari sisi dosen, prestasi yang dapat dijadikan promosi kepada para camaba adalah publikasi ilmiah baik berupa jurnal, artikel dan tulisan-tulisan lainnya. Para alumni juga menyarankan agar hal yang paling utama dilakukan adalah pengelolaan internal (manajemen). Walaupun hal ini kecil tetapi sangat besar artinya.
Selain itu, mendorong terus mahasiswa untuk mengikuti ajang perlombaan adalah salah satu cara memikat mahasiswa baru. (FAG)
Yogyakarta, 19 Desember 2017. Sebanyak 72 calon wisudawan mengikuti pembekalan wisuda yang dilaksanakan di Ruang Seminar Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta. Pembekalan ini dibuka oleh Wakil Rektor Bidang I, Syamsul Ma’arif, ST., M.Eng. Syamsul mengucapkan selamat dan sukses kepada para wisudawan karena telah berhasil menunaikan perkuliahannya dengan baik.
Pada pembekalan wisuda Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta ini dihadiri oleh Edward Bot dan Wiwit. Edward Bot adalah dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik dan Asisten Rektor Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta. Wiwit Sukmadji Suprihendaryono adalah CEO Kapilawastu HRD & Character Building School dan alumni Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta. Mereka berkesempatan memotivasi para calon wisudawan agar mampu bersaing dan berkarya di dunia kerja.
Edward menyampaikan materi tentang tentang pembuatan CV (Curiculum Vitae) yang baik dan benar. CV harus memiliki keunikan yang membuat perusahaan tertarik kepada calon pekerja. Keahlian yang tertera harus disesuaikan dengan posisi yang akan dituju karena setiap lembaga atau perusahaan memiliki differensiasi yang berbeda-beda.
Ada empat poin yang menjadi catatan yang disampaikan oleh Wiwit Sukmadji Suprihendaryono pada motivasi yang disampaikan pada pembekalan wisuda. Pertama, di dalam hidup yang terpenting adalah bukan apa yang kita miliki tetapi apa yang telah kita perbuat. Kedua, belajarlah menghormati siapapun orangnya menjadi catatan penting dalam hidup bermasyarakat. Ketiga, kerjasama dengan orang lain sangat penting dalam membangun dan mengembangkan karir. Keempat, jangan pernah berhenti dan berkarya untuk Indonesia yang lebih baik. Kelima, selalu bersyukur dan yakin bahwa apa yang telah kita lakukan akan mendapatkan hasil yang terbaik. (FAG)
Ir. Bambang Irjanto, MBA. selaku rektor Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta menyambut hangat tim asesor prodi Teknik Mesin. Tim tersebut terdiri dari dua orang yaitu Dr. Ir. Sudiyono Kromodihardjo, M.Sc. (Institut teknologi Sepuluh November Surabaya) dan Dr. Ing. Ir. Mohammad Yamin (Universitas Gunadarma Jakarta). Rektor menyambut tim akreditasi di ruang kerjanya bersama pimpinan Universitas Proklamasi 45. Kedatangan tim asesor ini untuk menilai kualitas dan mutu prodi teknik mesin. Rektor menambahkan bahwa momen visitasi ini akan digunakan untuk pengembangan teknik mesin kedepannya. Adanya akreditasi dapat diartikan sebagai upaya pemerintah untuk menstandarisasi dan menjamin mutu alumni perguruan tinggi sehingga kualitas lulusan sesuai kebutuhan kerja.
Di awal sambutannya, rektor memperkenalkan seluruh pimpinan dan jajaran Universitas Proklamasi 45 yang bekerja sama untuk memajukan kampus. Saat ini ada sekitar 60 orang mahasiswa teknik mesin. Pada wisuda mendatang, ada 1 orang yang akan diwisuda.
Universitas Proklamasi 45 memiliki 7 prodi dengan 3 jurusan teknik yaitu teknik perminyakan, teknik mesin, dan teknik lingkungan. Saat ini UP45 sedang mengajukan 3 jurusan teknik ke dikti yaitu teknik elektronika, teknik industri, dan teknik informatika. Sementara dari sisi institusi, Universitas Proklamasi 45 sudah terakreditasi B.
Dalam peningkatan mutu dan kualitas, sebagian dosen-dosen Universitas Proklamasi 45 melanjutkan pendidikannya ke jenjang S3. Kampus yang dituju tersebar ke di Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta. (FAG)