Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta Siap Sambut Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi

Tim akreditasi Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta sedang melakukan persiapan untuk menerima Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi. Menurut Maria Ratih, S.Si., M.Sc. selaku wakil dekan teknik, persiapan sudah dilakukan jauh hari sebelum kedatangan tim asesor. Persiapan dilakukan oleh tim dan seluruh civitas akademika untuk mendapat hasil yang terbaik.

Berdasarkan keputusan Kementerian Pendidikan UU No 12/2012 tentang Pendidikan Tinggi telah mengamanatkan bahwa mulai Agustus 2014 saat diberlakukannya UU tersebut maka semua prodi dan institusi atau perguruan tinggi sudah harus terakreditasi.

Akreditasi yang dimaksud adalah sebuah pengakuan publik atau pengakuan eksternal kepada instansi yaitu perguruan tinggi dengan standar tertentu untuk memberi jaminan kepada masyarakat bahwa lembaga atau kampus tersebut layak dan menjadi acuan utama untuk terjadinya proses belajar dan bisa digunakan oleh masyarakat pengguna lulusan. Status akreditasi suatu perguruan tinggi merupakan cermin kinerja perguruan tinggi yang bersangkutan dan menggambarkan mutu, efisiensi, serta relevansi suatu program studi yang diselenggarakan.

Tim asesor BAN PT di Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta adalah Dr. Ir. Sudiyono Kromodihardjo, M.Sc. dari Institut teknologi Sepuluh November (Surabaya) dan Dr. Ing. Ir. Mohammad Yamin dari Universitas Gunadarm (Jakarta). Kedatangan tim asesor ini untuk menilai akreditasi prodi Teknik Mesin. Diharapkan dengan penilaian ini dapat menjadi bagian penting untuk meningkatkan mutu pengelolaan akademik di Universitas Proklamasi 45 menjadi lebih baik lagi. (FAG)

UKM Galaksi UP45 Kembali Meraih Juara Umum 1 Nasional Lomba Dayung Cilopang Boat Race 2017

Indonesia adalah negara dengan potensi sumberdaya alam yang cukup besar, juga dianugerahi curah hujan yang tinggi setiap tahun, dalam perkembangannya Indonesia juga menjadi wilayah paling rawan dalam menghadapi bencana alam terutama banjir, untuk itu diperlukan upaya-upaya dalam penanganan dan pencegahannya. Pembangunan sumber daya manusia yang siap dalam menghadapi bencana tersebut adalah pengaruh yang paling besar pengaruhnya. Kesiapan alat tanpa diikuti kesiapan pemakainya hanya akan mubazir dan tidak efektif dalam penyelamatan masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Untuk itu diperlukan sebuah upaya sistematis untuk menyediakan sumber daya manusia yang mampu dan mahir mengoperasikan alat untuk kebutuhan penyelamatan-penyelamatan korban bencana terutama banjir.

Kegiatan lomba dayung tingkat nasional Cilopang Boat Race 2017 dimaksudkan sebagai ajang untuk meningkatkan kemampuan para penggiat Rescue dalam bidang penyelamatan di air dengan metode lomba sebagai bentuk motivasi untuk meningkatkan skill masing-masing personil. Perlombaan dilaksanakan selama 3 hari pada hari Jum’at sampai dengan Minggu 21-23 April 2017 bertempat di Danau Cilopang Park Kawasan Cilopang Adventure Camp, Kampung Naringgul, Dusun Rancabango Tarogong Kaler Garut.

Gabungan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Proklamasi 45 (GALAKSI 45) Yogyakarta kembali megirimkan atletnya dalam Lomba Cilopang Boat Race 2017 setelah sebelumnya telah meraih juara umum II Lomba Dayung Padjajaran Rescue Boat Race Ii Tahun 2017. Medan yang sulit dan sarana prasarana yang minim tidak menyrutkan langkah Tim Atlet Dayung GALAKSI 45. Semangat untuk memberikan prestasi terbaik bagi almamater Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta menjadi dasar perjuangan mempersembahkan prestasi terbaik dalam ajang ini.

Terbukti Tim Atlet Dayung GALAKSI 45 yang beranggotakan Calvin Nurcholis, Rudi Sidabutar, Febrikailey, Abdul Ghonie, Bayu Chandra Dwi Y, dan Dian Israyani berhasil mencapai prestasi puncak Juara Umum I Cilopang Boat Race 2017. Abdul Ghonie selaku Ketua Umum UKM Galaksi 45 menerangkan kepada Student Character Development (SCD) bahwa Juara umum tersebut dinilai dari point tertinggi hasil akumulasi tiap kategori lomba yang mereka menangkan antara lain Juara 1 Spint, Juara 1 Head to head, Juara 1 Rescue, Juara 1 Umum. UKM Galaksi 45 tidak akan berhenti mencetak pretasi-prestasi lainnya, dalam rangka mengembangkan potensi positif dalam setiap pribadi anggotanya, tutur Ghonie. (Amn)

Sumber

UKM Galaksi UP45 Juara Umum II Lomba Dayung Padjajaran Rescue Boat Race II 2017

Gabungan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Proklamasi 45 (GALAKSI 45) Yogyakarta tidak pernah lelah menunjukan prestasi membanggakan diluar kegiatan rutin akdemik. Bagi mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Galaksi UP 45, setiap mahasiswa seharusnya siap tidak hanya dari sisi intelektual tapi juga siap secara fisik dan mental setelah menyelesaikan study dan terjun dalam masyarakat nantinya. Filosofi Widya Castrena Dharma Siddha (Penyempurnaan Pengabdian dengan Ilmu Pengetahuan dan Keprajuritan) juga mendasari perwakilan UKM Galaksi 45 mengikuti Kompetisi serta menyandang Juara Umum II Lomba Dayung Padjadjaran Rescue Boat Race II Tahun 2017.

Kepada Student Character Development (SDC) UP 45 Yogyakarta Ketua Umum UKM Galaksi45, Abdul Ghonie menginformasikan bahwa Lomba Padjajaran Rescue Boat Race II Tahun 2017 tersebut diselenggarakan oleh Resimen Mahasiswa Mahawarman Batalyon II Universitas Padjadjaran. Kegiatan tersebut diselenggarakan selama 2 hari, Tanggal 19-20 Maret 2017 bertempat di Area Arboretum Kampus Universitas Padjajaran Jatinangor Jalan Raya Bandung-Sumedang KM. 21.

""   ""

Penyerahan Piala oleh Panitia kepada Tim Perwakilan UKM Galaksi 45

Minimnya pengalaman dan pelatih tidak menyurutkan langkah UKM Galaksi UP 45 Yogyakarta turut serta mengikuti perlombaan. Selama satu bulan perwakilan peserta melakukan latihan dengan harapan menjadi salah satu juara. Dian Israyani, selaku sekretaris UKM Galaksi UP 45 nemabahkan bahwa keikutsertaan pada lomba ini diharapkan mampu memberikan pengalaman pada setiap peserta khusunya menjadi pembelajaran kedepannya agar mampu memberikan hasil yang lebih baik lagi. Ilmu yang diperoleh dari perlombaan juga dapat ditularkan kepada anggota Galaksi UP 45 agar dapat berperan dalam ajang lomba lainnya.

Kesungguhan perwakilan UKM Galaksi UP 45 dalam lomba tersebut menorehkan hasil yang luar biasa. Gelar Juara Umum II diraih Tim Galaksi 45, berikut dengan Juara 1 Sprint, dan Juara 2 Water Rescue. Dalam Laporan Pertanggungjawaban Kegiatannya UKM Galaksi 45 mengharap selalu dukungan penuh dari pihak kampus baik dari segi pembinaan maupun anggaran sehingga akan meningkatkan semangat masing-masing peserta yang berdampak pada torehan-torehan prestasi lainnya dimasa yang akan datang. (Amn)

SUMBER

Menumbuhkan Kreatifitas Siswa SMA/SMK Melalui Branding UP45 Yogyakarta

Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta bekerja sama dengan beberapa sekolah diantaranya Sekolah SMK N 3 Wonosari, SMA N 1 Turi, SMK N 5 Kristen Klaten, SMA N 1 Dlingo. Kerja sama UP45 dengan beberapa sekolah tersebut dalam bentuk branding sekolah . Branding sekolah disini dalam bentuk papan mading serta beberapa pigura poster berisi tema Ilmuwan, kepahlawanan, Rumus IPA dan lainnya.

Branding ini bertujuan untuk memfasilitasi kegiatan Humas UP45 bekerja sama dengan Psikologi UP45 dalam pembelajaran melalui artikel dengan media papan mading. Setiap 2 minggu sekali konten/ isi artikel yang ada di papan mading akan diperbaharui secara  berkala. Materi diantaranya mengenai artikel minyakbumi dan gas (teknik perminyakan) , manufacturing (teknik mesin) dan berita –berita tentang psikologi remaja serta tips dalam pergaulan remaja.

Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta khususnya Humas UP45 dan Psikologi UP45 juga mengadakan kuis bagi siswa siswa SMA/SMK tempat dimana papan mading berada, untuk berlatih dalam menulis, setiap 2 minggu sekali ada tema penulisan dan kemudian mereka yang berminat akan mengirimkan tulisan ke email Humas UP45 dan akan mendapatkan hadiah. Memang sudah 1 bulan pemasangan branding tersebut minat menulis siswa siswi SMA /SMK masih minim, diperkuat juga dengan pernyataan kepala sekolah SMK N 3 Wonosari, Ibu Susiyanti, M.Pd.” Disini ada ekstrakulikuler penulisan artikel dan karya ilmiah, tetapi peminatnya Cuma satu, memang kesadaran menulis anak jaman sekarang menurun , semoga dengan adanya media seperti papan mading yang diberikan UP45 kesadaran menulis akan lebih meningkat”, ungkap Kepala Sekolah SMA N 3 Wonosari.(R.J.S)

Tim Taekwondo UP45 Berhasil Meraih 4 Medali Dalam Ajang Kejuaraan Nasional

Tim Taekwondo Universitas Proklamasi  45 Yogyakarta berhasil meraih 4 medali, yaitu 2 medali perak dan 2 medali perunggu dalam ajang kejuaraan taekwondo tingkat nasional,  Walikota Cup 2017 yang diselenggarakan pada 14 – 16 April 2017 lalu yang bertempat di GOR Amongrogo Yogyakarta.

Dalam acara ini tim Taekwondo UP45 bersaing dengan beberapa tim dari universitas lain, tim Taekwondo UP45 mengikutkan 4 orang atlit dalam kejuaraan ini dari yang direncanakan 11 atlit. Para peserta yang ikut yaitu Apnear Renda B.P (Teknik Perminyakan, 2015) bertanding di kelas kelas under 54 dan berhasil meraih medali perunggu, Awalliyah Nadia Belyni (Teknik Perminyakan, 2015) bertanding pada kelas under 48 dan berhasil meraih medali perunggu, Arno Wahyu Wibowo (Teknik Perminyakan, 2015) bertanding pada kelas under 57 dan berhasil meraih medali perak dan Yuhirman (Teknik Perminyakan, 2015) bertanding pada kelas under 68 dan berhasil meraih medali perak.

“Saya baru pertama kali mengikuti kejuaraan taekwondo ini dan berhasil meraih medali perunggu, saya senang sekali selain menambah pengalaman, melalui kegiatan ini kami bisa melatih diri sendiri bagaimana mengontrol emosi dan melatih kesabaran dalam pertandingan” ungkap Apnear saat diwawancarai oleh tim PR UP45. Ungkapan tersebut dibenarkan oleh para atlit yang lain juga.

Sedangkan Yuhirman, salah satu atlit yang sudah beberapa kali mengikuti pertandingan dan selalu meraih medali perak ini mengungkapkan bahwa dirinya akan berusaha melatih diri sebaik mungkin agar kedepan dapat mempersembahkan medali emas bagi kampus UP45.

Atas kesuksesan 4 atlit ini membangkitkan semangat bagi para atlit yang lain untuk berusaha meningkatkan kemampuan ilmu beladiri taekwondo untuk bisa bersaing dan bertanding di kemudian hari. Harapannya semakin banyak yang bergabung dalam UKM Taekwondo ini dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dan berprestasi lebih banyak lagi. Para atlit ini juga berharap pihak kampus untuk selalu mendukung mereka dengan mengadakan beberapa peralatan latihan yang masih kurang. (G.S)

Partisipasi Tim BPK Dalam Kegiatan Career Day

Biro Pemasaran dan Kerjasama Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta melalui tim marketing Sabtu, 11 Maret 2017 ikut berpartisipasi dalam kegiatan Career Day yang dilaksanakan oleh SMA Negeri 2 Playen, Gunung Kidul. Dalam kegiatan ini tim marketing UP45 Yogyakarta memberi kesempatan bagi para siswa siswi untuk mengenal kampus UP45 melalui  stand pendaftaran.

Pada stand pendaftaran siswa-siswi bisa bertanya seputar UP45 dan sekaligus melakukan registrasi calon mahasiswa baru. Hasil yang didapatkan cukup baik karena beberapa siswa-siswi terlihat antusias untuk mengenal UP45 dan melakukan pendaftaran. Career Day ini diikuti oleh beberapa kampus swasta di wilayah DIY kurang lebih ada 24 kampus.

Menurut Narohadi salah satu dari tim marketing, kegiatan ini sangat baik untuk diikuti oleh kampus-kampus se-DIY Khususnya UP45 karena dengan begitu kampus akan lebih dikenal, kami bisa saling berbagi pengalaman dengan beberapa kampus yang lain, mengetahui informasi terupdate terkait ketertarikan siswa-siswi yang berguna untuk peningkatan rekrutmen mahasiswa baru. Diharapkan UP45 bisa terus berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan seperti ini melalui setiap event yang diadakan oleh sekolah-sekolah, Lanjutnya. (G.S/Y.A)

Migas The Untold Story

Energy Management and Governance Institute (EMGI) UP45 melaksanakan kegiatan bedah buku IX dengan judul buku “Migas The Untold Story karangan AM Putut. Pembedah buku kali ini adalah Randi Adzin M, S.Si., M.Sc. (Rabu, 18/01/2017)  Menurut Randi, yang membuatnya tertarik pada buku ini adalah dari judulnya “Migas The Untold Story”. Randi penarasan terhadap kenyataan apa saja tentang migas yang tidak pernah terungkap ke masyarakat.

“Ada 3 garis besar yang menjadi inti dari buku ini yaitu pembubaran BP Migas, bagaimana migas Indonesia sebagai alat strategis pemersatu bangsa Indonesia, dan keyakinan Priyono dimana migas mampu menjadi pemersatu Indonesia”, katanya. Menurut Randi, dalam buku ini disebutkan bahwa BP Migas lahir dari UU No. 22 tahun 2001, dari undang-undang ini lahir 2 anak kembar yaitu BP Migas yang merupakan Badan Pelaksana Hulu Migas (Upstream) dan BPH Migas (Badan Pelaksana Hilir) atau yang biasa disebut downstream. BP Migas bertanggung jawab langsung ke presiden.

Dalam buku ini disebutkan pembubaran BP migas dikarenakan konspirasi politisi, pengamat, LSM, dan ormas keagamaan yang mengarah pada personal target (depriyononisasi) tetapi MK pada saat itu menyangkal hal tersebut. BP Migas sendiri dibubarkan karena tidak memiliki semangat nasionalisme, menjadi sarang korupsi, dan inefisiensi. Menurut randi, ada 7 misteri dalam buku ini:

  1. Mengapa UU No. 22 tahun 2001 dibuat, disahkan dan dinilai cacat oleh orang2 yang sama?
  2. Mengapa migas lahir hidup dan mati oleh UU no. 22 tahun 2001?
  3. Mengapa BP migas dibubarkan oleh MK yang tidak memiliki kewenangan membubarkan suatu lembaga?
  4. Mengapa saat ketok palu tidak ada ruang dan waktu untuk melakukan transisi?
  5. Mengapa badut-badut politik begitu senang BP migas bubar?
  6. Mengapa pertamina begitu masif memasang iklan setelah BP migas bubar?
  7. Mengapa BP migas dinilai tidak nasionalme padahal GT dalam tata kelola berperingkat no. 5 di dunia?

Migas bagi negara dan bangsa Indonesia diharapkan menjadi pemersatu bangsa dengan 9 (Sembilan) fungsi strategis:

  1. Mendatangkan devisa
  2. Pemenuhan kebutuhan domestik akan pasokan migas
  3. Mendorong kebangkitan ekonomi dan berkaitan dengan HanKamNas
  4. Mendorong terjadinya efek domino terbangunnya ekonomi nasional terintegrasi dengan asas gotong royong
  5. Tersedianya lapangan kerja
  6. Meningkatkan SDM Indonesia dalam standar kualitas internasional
  7. Alat strategis sebagai pemersatu bangsa
  8. Alat strategis tercapainya kemakmuran bersama
  9. Menjaga kedaulatan teritorial negara, seperti : Proyek Natuna di Laut Cina Selatan, Proyek Masela di Laut Arafuru, memberikan blok-blok migas yang beradaa di garis terdepan ketiga Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) kepada Pertamina.

Diharapkan setiap daerah penghasil migas membentuk sebuah forum yang mewadahi komunikasi antar daerah sehingga mampu bekerja bersama mendorong dan meningkatkan SDM dan pemersatu bangsa berbasis migas. [SUMBER]

Lokalatih Audit Sosial UP 45 Yogyakarta Pentingnya Relawan Pemantauan Masyarakat

Memasuki akhir pelaksanaan Lokalatih Audit Sosial Manajemen Kebijakan yang digelar Selasa-Kamis (21-23/2) di Balain Desa Umbul Martani, Ngemplak, Sleman oleh Pusat Studi Kebijakan, Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat (PSKPPM) Fisipol Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta bekerjasama dengan Lembaga Ombudsman DIY menghasilkan beberapa temuan menarik. Selain dampak positif dari pelaksanaan kebijakan dari sebuah proyek juga ditemukan ekses sebagai dampak negatif dari sebuah operasi kegiatan proyek dari sebuah kebijakan.

Dengan mengambil studi kasus keberadaan kampus di masing – masing desa Syahrul Shauma Ammajida selaku peserta lokalatih dan Pengurus Karang Taruna Umbul Martani menjelaskan ,” kita mendapatkan potensi persoalan antara lain persoalan ekologi terkait dengan sampah dan krisis air ditengah masyarakat. Selain itu, persoalan yang penting adalah sosial budaya seperti keamanan lingkungan, pergaulan bebas, narkoba hingga masalah macet dan kebisingan lalu lintas.”

Sedangkan Masduki selaku peserta dari unsure Karang Taruna Desa Guwosari, Pajangan, Bantul menuturkan ,”persoalan lingkungan yang saat ini muncul yaitu masalah limbah pabrik. Di wilayah Guwosari ada beberapa pabrik yang beroperasi dan kini mengakibatkan masalah limbah. Selain itu, kekhawatiran warga jika akan dibangunnya kampus di wilayah Desa Guwosari adalah adanya krisis air. Hal tersebut dikarenakan aka nada rencana pembangunan beberapa kampus di wilayah kami dan akan berada di satu satunya mata air di wilayah lokasi pembangunan.”

Selanjutnya menurut Idham Ibty dari PSKPPM menyampaikan bahwa forum tersebut sepakat akan membentuk Relawan Pemantauan Masyarakat (RPM) untuk memonitor kebijakan – kebijakan dan pelayanan publik yang tengah bergulir dimasyarakat.. Selain itu, forum lokalatih juga merekomendasikan untuk melibatkan masyarakat dalam penataan tata ruang dan wilayah desa dalam berbagai kegiatan pembangunan. Untuk memecahkan persoalan yang ada perlu dilakukan dialog antar pihak stakeholder agar menemukan jalan keluarnya. 

Program Desa Emas _ Desa Perlu Kembangkan Kapasitas

Bergulirnya Undang – Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa menjadi babak baru tata kelola desa. Saat ini, beragam kewenangan menjadi otoritas pemerintahan desa. Salah satunya desa memiliki kewenangan dalam tata kelola anggaran desa melalui dana desa. Kedepan, desa memiliki tantangan untuk mentransformasikan dirinya atau mengubah masa depan masyarakatnya agar lebih demokratis dan sejahtera. Potret dinamika ekonomi desa melalui kegiatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) semakin menggeliat. Namun usaha tersebut belum diikuti pengembangan kapasitas yang memadai dan akhirnya kurang berkembang.

Dalam rangka ikut mendorong usaha tersebut Komite Ekonomi dan Industri Nasional RI (KEIN RI) dan Pemerintah Desa Ponggok, Polanharjo, Klaten bekerjasama dengan Universitas Proklamasi 45 (UP45)Yogyakarta dan BMT INTI menyelenggarakan Workshop Pemberdayaan Desa “Emas” melalui Pengembangan BUMDes di Aula Desa Ponggok, Kamis (16/2/2017). Junaedi Mulyono SH selaku Kepala Desa Ponggok menuturkan bahwa ,” kegiatan ini akan diikuti oleh berbagai jajaran pemerintah desa dan pengelola BUMDes. Adapun pemrasaran menghadirkan jajaran KEIN RI, Perum Bulog Pusat, PT. Asuransi Jasa Indonesia, Pemerintah Kabupaten dan Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta.”

Sedangkan Budi Purnomo selaku Kelompok Kerja Industrialisasi Pedesaan KEIN RI di sela – sela persiapan Workshop menjelaskan bahwa,” kegiatan ini bertujuan untuk merancang strategi pengembangan BUMDes dalam kerangka inisiasi program “Desa Emas”. Ini sangatlah penting karena mayoritas kondisi masyarakat desa menghadapi masalah kemiskinan. Kedepan, potensi desa dapat digali dan dikembangkan secara bertahap untuk meningkatkan nilai tambah potensi ekonomi desa melalui pemberdayaan masyarakat.   

Prof Dr Dawam Rahardjo selaku Rektor UP45 Yogyakarta mengatakan bahwa ,” implementasi  Undang – Undang Nomor 6 Tahun 2014, desa memiliki sejumlah tantangan. Kedalam desa harus mampu meningkatkan kapasitasnya. Sedangkan keluar, desa hendaknya mulai terbuka dan aktif untuk mengembangkan kerjasama dan kemitraan dengan pihak – pihak terkait termasuk perguruan tinggi.”

Lebih lanjut Dawam menambahkan bahwa ,”perubahan yang cepat ini sesungguhnya belum diikuti oleh perubahan atau perbaikan kapasitas partisipasi masyarakat. Proses sosial – politik di masa lalu tidaklah mewariskan ketrampilan membangun prakarsa – mengaktualisasi aspirasi atau ketrampilan berpartisipasi. Sebaliknya, justru telah mewariskan suatu apatisme politik, suatu sikap menunggu dan sikap yang mengandalkan petunjuk dari atas. Untuk itu, agar desa dapat berkembang dan maju secara bersama perlu merancang sebuah desain pendidikan sebagai forum pembelajaran dan peningkatan kapasitas bagi aktor – aktor desa sebagai motor penggerak roda pembangunan desa. “

Raih Akreditasi B, UP45 Terus Tingkatkan Mutu

Perguruan Tinggi dituntut terus meningkatkan mutu  pada era yang semakin kompetitif. Hal tersebut guna memperkuat eksistensi serta keberlanjutan lembaga pendidikan dalam menyiapkan generasi unggul. Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta pun akan terus mendorong kualitas layanan pendidikannya agar selalu meningkatkan dan memberikan hasil terbaik bagi masyarakat. Usaha kerja keras seluruh civitas akademika Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta ini telah ditandai dengan telah diraihnya akreditasi dengan nilai B untuk akreditasi institusi Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta.

“Kita wajib bersyukur atas hasil dan nikmat yang telah diberikan-Nya, dengan bersyukur maka akan ditambah nikmatnya. Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk seluruh civitas akademika atas diperolehnya akreditasi ini. Meskipun demikian, saya belum puas atas pencapaian ini. Semoga kedepan bisa meningkatkan akreditasi Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta menjadi terakreditasi A,” ungkap Prof Dr Dawam Rahardjo selaku Rektor Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta dalam kata sambutan Tasyakuran Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta yang diadakan di Aula Seminar Gedung Ir. Soekarno Universitas Proklamsi 45 Yogyakarta, Sabtu (4/2).

Sementara Tunggul Priyono SH MHum selaku perwakilan Kopertis V DIY dalam sambutannya mengungkapkan bahwa,” Kopertis sangat senang dan bangga atas pencapaian Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta meraih akreditasi institusi B. Harapan kami dimasa yang akan datang diimbangi juga peningkatan di bidang lain dan prestasi terbaiknya. Selain itu, mengingatkan agar kejadian adanya tindak kekerasan yang terjadi di kampus lain tidak lagi terjadi di kampus wilayah Yogyakarta termasuk Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta ini. Tantangan ke depan, bagi seluruh perguruan tinggi termasuk Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta perlu melakukan hal – hal yang tidak biasa dilakukan oleh Perguruan tinggi atau perlu  terobosan – terobosan untuk terus meningkatkan kualitas Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta.

Sedangkan Syamsul Ma’arif M Eng selaku Wakil Rektor I dalam sambutannya menyampaikan bahwa ,” pencapaian akreditasi institusi B Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta ini tidak terlepas dari kerja keras tim dan keterlibatan semua pihak di Universitas Proklamasi 45 dan para stakeholder. Pencapaian ini juga hasil dari beberapa pembenahan dan pengembangan yang telah dilakukan menyangkut aspek akademik, mahasiswa, penelitian dan pengabdian serta fasilitas dan lain sebagainya. Setelah ini, kami akan meningkatkan akreditasi institusi dan kami telah mempersiapkan  re-akreditasi beberapa program studi agar meraih nilai B atau A.

Tasyakuran Akreditasi Institusi Universitas Proklamasi  45 Yogyakarta ini ditutup dengan sambutan Hadi Muhtar dari Dinas Tenaga Kerja Pemerintah Kota Yogyakarta yang juga alumni Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta. Ia berharap lembaga almamaternya tersebut terus meningkatkan kualitas pendidikannya agar mampu bersaing dalam era global ini. (Silfi)

[Berita ini telah dimuat di koran Kedaulatan Rakyat, Edisi Selasa, 7 Februari 2017 Halaman 10]